JAPNAS Kalsel Ingin Pengusaha Lokal Berorientasi Global
Banjarmasin,
BARITO
Ketua Jaringan Pengusaha Nasional
(JAPNAS) Provinsi Kalimantan Selatan terpilih H Risdianto Haleng berkomitmen
untuk mendorong lebih banyak pengusaha lokal yang bermental global.
Hal tersebut diungkapkannya Haleng
sapaan akrabnya, di sela kegiatan Pelantikan Pengurus Wilayah JAPNAS Kalsel
Masa Bakti 2018-2023, Kamis (5/4/2018) di Hotel Golden Tulip Banjarmasin.
"JAPNAS hadir di Kalsel bukan
hanya untuk menjadikan pengusaha lokal naik kelas menjadi pengusaha nasional,
tapi hingga di tingkat global," beber pengusaha perminyakan ini.
Untuk bisa mendorong pengusaha lokal
bermental global, Haleng mengaku akan melakukan berbagai upaya, salah satunya
mendorong hadirnya inkubator bisnis untuk mengkader para pengusaha lokal siap
bertransformasi menjadi pengusaha global.
Foto : Afdi
"Di inkubator bisnis nantinya
kita tidak hanya membantu mereka dalam menyempurnakan produk dan jasanya agar
siap untuk ke pasar global, tapi juga membantu mereka menyiapkan dari sisi
legalitasnya," tambah Risdianto Haleng yang memimpin JAPNAS periode
2018-2023 ini.
Haleng pun memastikan JAPNAS bukan
hanya akan hadir dalam lingkup Kalsel, namun juga akan dibentuk hingga di
seluruh kabupaten kota yang ada di Banua.
"Kita ingin kedepannya akan
banyak pengusaha lokal yang bergabung di JAPNAS. Dengan begitu tentunya JAPNAS
bisa makin eksis untuk dapat mendorong kemandirian dan kesejahteraan
masyarakat," harap pria yang juga mantan Caleg DPR RI Partai NasDem 2014 ini didampingi Ketua Harian JAPNAS Provinsi Kalsel Bierhasani R Walady.
Ketua Umum PP JAPNAS H Bayu Priawan
Djokosoetono mengatakan, Kalsel merupakan daerah ke 11 yang terbentuk
organisasi JAPNAS. Ia pun menargetkan kedepannya JAPNAS bisa hadir dan
berkembang diseluruh daerah di Indonesia.
Bagi Bayu sapaan akrabnya, hadirnya
JAPNAS diharapkan mampu menjadi wadah para pengusaha pribumi untuk berjejaring
dan meningkatkan kompetensinya agar mampu bersaing dengan pengusaha luar yang
sudah banyak masuk ke Indonesia.
"Harapan saya pengusaha pribumi
itu harus tetap bisa memimpin pasar di daerahnya sendiri. JAPNAS hadir untuk
bisa membuat pengusaha pribumi memiliki kompetensi agar harapan saya tersebut
bisa menjadi kenyataan," imbuhnya. (afdi)