Jamkrida: Penjaminan Proyek Konstruksi di Kalsel Rp117
Miliar
Banjarmasin,
BARITO
PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida)
Kalsel di tahun 2018 ini akan coba memaksimalkan pasar penjaminan konstruksinya.
Menurut Direktur Utama Jamkrida
Kalsel Rizqillah Suhaili, pasar penjaminan untuk sektor konstruksi sendiri
dipandangnya cukup menjanjikan sekarang, karena itulah wajar apabila pihaknya
coba memaksimalkannya.
"Belum lama tadi kita
menjanjaki kerjasama dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kalsel.
Kami berharap hadirnya kerjasama ini nantinya bisa mendorong banyak pelaku
usaha jasa konstruksi dapat bermitra dengan kami," ucapnya, Rabu (14/2/2018).
Foto : Istimewa
Untuk tahun 2018 ini sendiri,
pihaknya menargetkan di untuk penjaminan konstruksi mencapai Rp 29 Miliar, lalu
penjaminan bank garansi mencapai Rp 117 Miliar dan surety bond mencapai Rp 54
Miliar.
"Untuk bisa mencapai target
tersebut kami terus melakukan beberapa terobosan. Salah satunya sudah bisa
menerima penjaminan kredit untuk proyek dengan total lebih dari Rp 50
Miliar," tegasnya.
Selain itu terobosan lainnya adalah
menjalin kerjasama tidak hanya dengan Bank Kalsel saja, namun menggaet lembaga
keuangan lainnya untuk memperluas pasar penjaminan konstruksi dan sektor
lainnya.
"Terbaru kita sudah lakukan
kerjasama dengan Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) untuk memperluas
pasar. Untuk lembaga keuangan lainnya seperti perbankan nasional hingga Badan
Perkreditan Rakyat (BPR) kita masih mengkajinya," katanya.
Ia mengharapkan dengan bisa
memaksimalkan pasar konstruksi ini, realisasi penjaminan pihaknya secara
keseluruhan di tahun 2018 ini yang mencapai Rp 1,3 Triliun bisa tercapai.
"Dengan realisasi penjaminan
mencapai Rp 1,3 Triliun, setidaknya kita bisa menjamin sekitar 7.000 debitur
dan penyerapan tenaga kerjanya mencapai 16.000 orang," imbuhnya. (afdi)
