[about]

[about]

Jamkrida: Penjaminan Proyek Konstruksi di Kalsel Rp117 Miliar

Jumat, 16 Februari 2018, 16:48 WIB Last Updated 2018-02-18T02:42:47Z
---
Jamkrida: Penjaminan Proyek Konstruksi di Kalsel Rp117 Miliar


Banjarmasin, BARITO
PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Kalsel di tahun 2018 ini akan coba memaksimalkan pasar penjaminan konstruksinya.

Menurut Direktur Utama Jamkrida Kalsel Rizqillah Suhaili, pasar penjaminan untuk sektor konstruksi sendiri dipandangnya cukup menjanjikan sekarang, karena itulah wajar apabila pihaknya coba memaksimalkannya.
"Belum lama tadi kita menjanjaki kerjasama dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kalsel. Kami berharap hadirnya kerjasama ini nantinya bisa mendorong banyak pelaku usaha jasa konstruksi dapat bermitra dengan kami," ucapnya, Rabu (14/2/2018).


                                                                                                  Foto : Istimewa
Untuk tahun 2018 ini sendiri, pihaknya menargetkan di untuk penjaminan konstruksi mencapai Rp 29 Miliar, lalu penjaminan bank garansi mencapai Rp 117 Miliar dan surety bond mencapai Rp 54 Miliar.
"Untuk bisa mencapai target tersebut kami terus melakukan beberapa terobosan. Salah satunya sudah bisa menerima penjaminan kredit untuk proyek dengan total lebih dari Rp 50 Miliar," tegasnya.

Selain itu terobosan lainnya adalah menjalin kerjasama tidak hanya dengan Bank Kalsel saja, namun menggaet lembaga keuangan lainnya untuk memperluas pasar penjaminan konstruksi dan sektor lainnya.
"Terbaru kita sudah lakukan kerjasama dengan Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) untuk memperluas pasar. Untuk lembaga keuangan lainnya seperti perbankan nasional hingga Badan Perkreditan Rakyat (BPR) kita masih mengkajinya," katanya.

Ia mengharapkan dengan bisa memaksimalkan pasar konstruksi ini, realisasi penjaminan pihaknya secara keseluruhan di tahun 2018 ini yang mencapai Rp 1,3 Triliun bisa tercapai.
"Dengan realisasi penjaminan mencapai Rp 1,3 Triliun, setidaknya kita bisa menjamin sekitar 7.000 debitur dan penyerapan tenaga kerjanya mencapai 16.000 orang," imbuhnya. (afdi)

Komentar

Tampilkan

Terkini