Sejak Awal Tahun, Pengiriman Barang Meningkat
Banjarmasin, BARITO
Pada
tahun 2018 ini agaknya menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha pengiriman
barang di Bumi Lambung Mangkurat. Hal itu mengingat sejak momen awal tahun 2018
pengiriman barang dari Surabaya ke Banjarmasin naik signifikan dibanding tahun
2017 lalu.
Salah satu penyedia jasa angkutan
barang melalui kapal laut di Banjarmasin, PT Dharma Lautan Utama (DLU) bahkan
mengklaim, ada kenaikan pengiriman barang hingga 50 persen sejak Januari lalu
hingga sekarang.
"Ini fenomena baru kalau boleh
kita bilang. Sebab biasanya tiga tahun belakangan setiap awal tahun pasti
pengiriman turun hingga 50 persen, namun kali ini malah naik hingga 50
persen," ucap Kepala Cabang PT DLU Banjarmasin Anton Wahyudi kepada wartawan Rabu (21/2/2018)
Biasanya jika momen awal tahun dari
kapal yang diberangkatkan dari Surabaya, untuk satu kapal paling hanya terisi
separuh truk ekspedisi pengangkut barangnya. Namun kini malah selalu terisi
penuh hingga 60 unit truk ekspedisi.
Foto : Jasa Cargo
"Kita bahkan sejak tanggal 12
Febuari lalu menambah unit kapal yang sandar ke Pelabuhan Trisakti, yakni Satya
Kecana 9. Hal tersebut tidak lain agar truk ekspedisi bisa terangkut
semuanya," tambahnya.
Dirinya pun memprediksi, kenaikan
ini tidak lepas dari momentum tahun politik yang kini sudah terasa di Kalsel
sekarang. Hal itu cukup beralasan mengingat barang yang diangkut oleh ekspedisi
kebanyakan adalah jenis konveksi.
"Kita berharapnya tren ini bisa
berlanjut sampai Maret. Sebab nanti kalau sudah sampai Maret nanti pengiriman
akan semakin meningkat lagi, khususnya untuk jenis bahan bangunan dan bahan
pokok," ungkapnya.
Sebelumnya, Owner Ekspedisi Lintas
Jawa Group Sauth Nathan Samosir juga membenarkan, ada peningkatan order pengiriman
ekspedisi dari pulau Jawa ke Banjarmasin dua bulan terakhir.
Bahkan jika biasanya dalam sehari
pihaknya hanya meberangkatkan dua sampai tiga truk puso saja, maka kini
seharinya mencapai empat sampai lima truk fuso.
"Namun memang yang penuh muatannya
hanya dari Surabaya ke Banjarmasin saja. Tapi sebaliknya dari Banjarmasin ke
Surabaya masih sedikit, kalau pun ada paling hanya jenis kayu dan
rongsok," imbuhnya.(afdi)
