Tryout 170 Siswa SD Muhammadiyah 8 dan 10 Berbasis
Komputer
Banjarmasin,
BARITO
Sekolah Dasar
Muhammadiyah (SDM) 8 dan 10 Banjarmasin menggelar tryout untuk persiapan ujian nasional pada Mei 2018
mendatang. Sebanyak 170 siswa kelas 6 dengan serius menggunakan laptop dan
tablet untuk menjawab soal dengan 6 mata pelajaran.
Kepala SDM 8
Banjarmasin Rokhailis Fahmi menyebutkan, tryout dilaksanakan untuk pertama kali
ini dalam rangka mengakhiri tahun 2017 dan mengawali 2018. "Hasil tryout langsung diketahui siswa dan ujian berstandar
nasional menggunakan komputer berbasis tes itu sebagai bentuk kesiapan SD Muhammadiyah
8 dan 10 dalam menghadapi ujian nasional jika pemerintah menerapkan basis
komputer atau laptop," ujar H Rokhailis Fahmi didampingi Kepala SD
Muhammadiyah 10 H Khairuzaini dan Ketua PC Muhammadiyah 4 H Taufik Hidayat
kepada wartawan, Rabu (28/2/2018).
Foto : Afdi Ia memastikan, fasilitas jaringan tidak menjadi masalah utama dalam tryout, bahkan siswa sangat mudah mengakses, sehingga tidak ada kendala.
Pelaksanaan tryout
Senin hingga Jumat, mencakup 6 mata pelajaran, agama, PPKN IPS, IPA,
matematika, bahasa.
Senada itu Ketua PC
Muhammadiyah 4 H Taufik Hidayat mengapresiasi langkah SD Muhammadiyah 8 dan 10
Banjarmasin, dengan menggelar tryout untuk pertama kali ini. "Saya kira jika
pemerintah melakukan tryout berbasis komputer, sekaligus menerapkan ujian
nasional, maka SDM 8 dan 10 sangat siap," tutur Taufik.
Ia menilai, tryout yang dilakukan SD Muhammadiyah 8 dan 10
sangat tepat, mengingat kesiapan infrastruktur semua peralatan termasuk teknisi
listrik dan jaringan telah mencukupi.
Orang tua siswa
Wiwik Setia Rini mengakui, dirinya sangat respon dan senang dalam pelaksanaan
tryout. "Saya bisa mengetahui, tingkat kecerdasan anak, dengan nilai hasil
try out ini," kata polisi wanita berangkat komisaris polisi ini.
Bahkan, Ia berharap,
anak bisa menggunakan teknologi secara tepat, sehingga anak-anak cukup berwawasan.
"Saya rasa lebih maju pendidikan berbasis IT, apalagi ke depan ditunjang
laboratorium bahasa," harapnya.
Foto : Afdi
Selain itu, SD Muhammadiyah 8 dan 10 Banjarmasin
melakukan perbelajaran ‘boarding class’ mulai Senin sampai Jumat, bermaterikan nuansa keagamaan, dan hafalan surah atau murajaah, shalat
berjamaah, bahasa arab dan inggris, penanaman akhlak. “
Siswa sebelum tidur pukul
22.00 wita
atau setelah isya,
diberikan pembelajaran, dan tidur
di ruang kelas. Siswa mulai semester 1 kelas 6 sudah
mulai dilakukan boarding class,” katanya.
Begitu pula sister school (siswa belajar disana/perkenalan budaya) dengan
pemberangkatan 30 Maret dari Yogya, dan berkumpul utusan SDM 8 dan 10 Banjarmasin sebanyak 21 orang. “Mereka
belajar di Negara Singapura, Thailand, dan Malaysia,” imbuhnya. (afdi)