[about]

[about]

Gandeng UIN Antasari Tingkatkan Kompetensi SDM di Sektor Pendidikan

Senin, 16 April 2018, 17:11 WIB Last Updated 2018-04-16T09:35:39Z
---


Gandeng UIN Antasari Tingkatkan Kompetensi SDM di Sektor Pendidikan

Banjarmasin, BARITO

Komitmen Yayasan Haji Maming untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Banua terus dibuktikannya.

Terbaru yayasan milik Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming tersebut memberikan bantuan biaya pendidikan kepada enam orang calon dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari yang sedang menempuh pendidikan Strata Dua (S2) di Pulau Jawa.

"Ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang sebelumnya dilakukan oleh H Mardani Maming ke UIN Antasari untuk menjalin kerjasama pada bidang pendidikan. Bantuan yang diberikan sendiri jumlahnya sebesar Rp120 juta," jelas perwakilan Yayasan Haji Maming Fahrani, Senin (16/4/2018) di sela kegiatan MOU antara UIN Antasari dengan Politeknik Batulicin.
Foto : Afdi
Melalui bantuan tersebut diharapkan bisa membantu biaya pendidikan enam calon dosen tersebut hingga sampai lulus nantinya. Dengan begitu setelahnya mereka pun bisa mengabdi kembali ke UIN Antasari.

Selain memberikan bantuan studi untuk calon dosen, Fahrani mengungkapkan Yayasan Haji Maming juga memberikan bantuan lainnya berupa beasiswa S3 di UIN Antasari untuk 50 orang dengan anggaran yang mencapai Rp3 Miliar.

"Melalui pemberian beasiswa S3 kami tentunya ingin menciptakan lebih banyak doktor di Banua. Dengan demikian tentunya kompetensi SDM di Kalsel bisa makin meningkat agar bisa bersaing dengan daerah bahkan negara luar," tegas Direktur Politeknik Batulicin itu.

Rektor UIN Antasari Prof Dr H Mujiburrahman mengapresiasi komitmen Yayasan Haji Maming untuk mendorong sektor pendidikan di Kalsel bisa maju pesat melalui peningkatan kompetensi dengan memberikan program beasiswa S2 dan S3 untuk masyarakat Banua.

Ia pun berharap kedepannya akan lebih banyak lagi pihak swasta yang lebih peduli terhadap sektor pendidikan. Karena untuk mendorong peningkatan kualitas SDM di Kalsel agar tidak tertinggal tentunya tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah dan perguruan tinggi saja.

"Swasta juga harus terlibat. Kalau ini bisa dilakukan dan kerja bersama, saya yakin kualitas SDM masyarakat Kalsel di masa depan siap bersaing dengan daerah bahkan negara luar," imbuhnya. (afdi)

Komentar

Tampilkan

Terkini