Jelang Puasa, Ketersediaan
Pangan Terkendali
Banjarmasin, BARITO
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin H
Khairil Anwar menjamin ketersediaan pangan di masyarakat jelang puasa ini.
Menurutnya, seluruh pihak terkait terus bekerja untuk memastikan terpenuhinya
kebutuhan masyarakat akan hal ini.
Dia mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan terbaru dari setiap petugas lapangan. Hasilnya, tidak ada gejolak apa pun baik menyangkut harga mau pun ketersediaan.
"Barusan saya menerima laporan petugas di kapangan. Hasilnya sekarang aman dan terkendali," katanya saat dikonfirmasi Selasa (1/5/2018).
Dia mencontohkan, harga dan ketersediaan gula pasir sangat baik. "Minyak goreng dengan kemasan sederhana sudah merata dan akan terus ada," katanya.
Begitu pun dengan daging sapi dan bawang putih. Pascaturunnya barang impor, komoditas tersebut aman sehingga diharapkan tidak memberatkan masyarakat.
Menurutnya, stok bawang putih dipastikan aman setelah turunnya 9.000 ton hasil impor dari Tiongkok dan India. "Untuk konsumsi daging beku harus disosialisasikan lagi. Enggak usah khawatir, itu daging paling steril," katanya.
Dia pun menyebut, ketersediaan beras saat ini aman. Bahkan, menurutnya terdapat beras yang dijual di bawah harga yang ditetapkan.
Hanya saja, dia meminta masyarakat memaklumi harga telur ayam demi keberlangsungan peternak lokal. Menurut dia, saat ini produksi telur ayam terus bertambah meski stoknya pun terus bertambah banyak. "Ayam enggak bisa kita larang-larang agar tidak bertelur," imbuhnya. (afdi)
Dia mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan terbaru dari setiap petugas lapangan. Hasilnya, tidak ada gejolak apa pun baik menyangkut harga mau pun ketersediaan.
"Barusan saya menerima laporan petugas di kapangan. Hasilnya sekarang aman dan terkendali," katanya saat dikonfirmasi Selasa (1/5/2018).
Dia mencontohkan, harga dan ketersediaan gula pasir sangat baik. "Minyak goreng dengan kemasan sederhana sudah merata dan akan terus ada," katanya.
Begitu pun dengan daging sapi dan bawang putih. Pascaturunnya barang impor, komoditas tersebut aman sehingga diharapkan tidak memberatkan masyarakat.
Menurutnya, stok bawang putih dipastikan aman setelah turunnya 9.000 ton hasil impor dari Tiongkok dan India. "Untuk konsumsi daging beku harus disosialisasikan lagi. Enggak usah khawatir, itu daging paling steril," katanya.
Dia pun menyebut, ketersediaan beras saat ini aman. Bahkan, menurutnya terdapat beras yang dijual di bawah harga yang ditetapkan.
Hanya saja, dia meminta masyarakat memaklumi harga telur ayam demi keberlangsungan peternak lokal. Menurut dia, saat ini produksi telur ayam terus bertambah meski stoknya pun terus bertambah banyak. "Ayam enggak bisa kita larang-larang agar tidak bertelur," imbuhnya. (afdi)
