Edy Suryadi Ingin Perjuangkan Banyak Infrastruktur Nasional Hadir di Kalsel
Banjarmasin, BARITO
Minimnya proyek infrastruktur yang bersumber dari Anggaran Pendapatan
dan Belanja Nasional (APBN) bisa dihadirkan di Banua, menjadi perhatian
serius Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Kalsel Edy
Suryadi.
Untuk itulah Edy
pun bertekad memperjuangkan banyak infrastruktur dari APBN dengan
menjadi salah satu Caleg Partai Berkarya
untuk Dapil Dewan Pimpinan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mewakili
Wilayah Provinsi Kalsel.
"Kita
cukup prihatin dengan Anggota DPR RI dari Kalsel selama ini tidak mampu
menghadirkan banyak infrastruktur dari dana APBN ke Banua. Padahal dari
sisi kompetensi mereka ini tidak diragukan," ketusnya, Selasa
(28/8/2018).
Padahal,
kehadiran infrastruktur yang bersumber dari dana APBD sangatlah
diperlukan untuk mendorong geliat ekonomi yang semakin baik di Banua.
Khususnya dalam bidang perdagangan dan jasa yang selama ini menjadi
salah satu tumpuan perekonomian di Kalsel.
"Kalsel
ini perlu banyak infrastruktur seperti pelabuhan, bandara, jalan hingga
jembatan. Kalau hanya mengandalkan dana APBD saja tentunya tidak cukup,
makanya perlu adanya tambahan dana APBN dengan bantuan para senator
asal Kalsel yang duduk di senayan untuk memperjuangkannya," tambah Ketua
Gabungan Pengusaha Kontruksi Indonesia (GAPENSI) Kalsel tersebut.
Bagi
Edy, sebagai seorang yang sudah lama menjadi pengusaha dibidang
kontruksi, infrastruktur di Banua masih sangat minim dan perlu perhatian
serius Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.
Apalagi
jika kedepannya Kalsel ingin bertransformasi menjadi daerah industri
dan meninggalkan sektor pertambangan sebagai penopang ekonomi utama,
tentunya harus memiliki infrastruktur pendukung yang berkualitas, baik
itu jalan, jembatan hingga pelabuhan.
"Karena
itulah kedepannya senator yang mewakili Kalsel untuk duduk di senayan,
haruslah mereka yang betul-betul mampu memperjuangkan banyak
infrastruktur dari dana APBN hadir di Banua. Caleg dari Partai Berkaya
tentunya siap manjadi bagian dari yang mewakili Kalsel tersebut," imbuh pria yang juga Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kalsel ini. (afdi)