Efendi Nurifansyah Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Kadin Kota Banjarmasin
Banjarmasin,
BARITO
Efendi Nurifansyah Terpilih secara
aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Banjarmasin dalam
Musyawarah Kota (Mukota) VI di aula gedung Kadin Provinsi Kalimantan Selatan,
Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin, Kamis (30/8/2018).
Ketua Pimpinan Sidang H Wiyaja
Prakarsa Kusuma langsung men-sah-kan Efendi Nurifansyah setelah 64 peserta
menyatakan setuju secara bersama-sama atas keterpilihan Efendi Nurifansyah
sebagai Ketua Kadin Kota Banjarmasin periode 2018-2023.
“Saya nyatakan Efendi Nurifansyah
sah sebagai Ketua Terpilih Kadin Kota Banjarmasin,” ujar H Wijaya sekaligus
mengetuk palu sidang beranggotakan H Gusti Rusliansyah dan unsur perwakilan
lainnya.
64 perusahaan yang terdaftar sebagai
peserta Mukota VI, dan telah melakukan registrasi sehingga telah memenuhi
syarat digelar Musyawarah Kota (Mukota) ke-VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
Kota Banjarmasin masa bakti 2018-2023, di aula Kadin Provinsi Kalimantan
Selatan, Kamis (30/8/2018).
Ketua Pelaksana Mukota VI Rizali
Lutfi mengatakan seluruh peserta Mukota VI memenuhi syarat. “Mereka berhak
menggunakan hak pilih, dan terpenuhi syarat Mukota VI Kadi Kota Banjarmasin.
“Dalam Mukota digelar rapat
memutuskan calon terpilih kemudian bersama-sama membuat program kerja, tentu
juga dipilih formatur dalam menentukan penyusunan pengurus 2018-2023,” tutur
mantan Ketua DPD KNPI Kota Banjarmasin ini.
H Wijaya Kusuma Prakarsa memastikan
Mukota VI Kadin Kota Banjarmasin menjadi barometer bagi Kadin di Kabupaten/Kota
di Bumi Lambung Mangkurat.
“Mukota VI sangat memberikan
semangat bagi organisasi, dan kepengurusan akan berjalan kembali seperti biasa,
mengingat sempat mati suri selama 1,2 tahun,” kata Wijaya yang juga carateker
Kadin Kota Banjarmasin ini.
Ia berharap Kadin Banjarmaein menjadi
mitra pembangunan ekonomi di Kota Banjarmasin, sebab itu harus berjalan terus.
“Kadin harus kembali berfungsi
sebagai wadah mengembangkan potensi ekonomi dan terpilihnya Efendi Nurifansyah
maka hendaknya mampu bersinergi dengan pemerintah Kota Banjarmasin, dalam
menciptakan enterprenuer baru.
Apalagi keinginan Walikota
Banjarmasin untuk mencetak 2.500 enterprenuer, tentu kadin harus mampu
mendukung dan memback up harapan pemerintah tersebut.
Bertema menciptakan interpretasi
baru yang profesional dan berdaya saing tinggi dihadiri seluruh peserta
Mukota VI dan pengurus Kadin Provinsi Kalsel seperti H Gusti Rusliansyah, Hj
Helda Larasaty, Bierhasani R Walady, Ali Rahman, Rizali Lutfi dan lainnya.
Efendi Nurifansyah menuturkan Kadin
Kota Banjarmasin mampu bangkit kembali dan Kadin Indonesia dapat membenahi
regulasi agar Kadin di daerah mampu berjalan baik.
“Saya kira program kerja Kadin dapat
menyesuaikan dengan kemampuan dan SDM pengurus, kemudian mampu sinergis dengan
program Walikota Banjarmasin terkait menciptakan 2.500 enterprenuer,” tandas
Pepen panggilan akrabnya.
Pengusaha tambang ini juga
menyakini, kepemimpinannya di Kadin Kota Banjarmasin juga akan memaksimalkan
investasi dan infrastruktur.
“Pembenahan di Kadin akan selalu ada
untuk kepentingan Kota Banjarmasin, sebab itu perlu dikoordinasikan dengan
pengurus Kadin lainnya,” bebernya.
Karena itu, Ia berkeyakinan akan
mampu merangkul pelaku usaha baik menengah, besar dan kecil secara bersama. “Seperti perijinan satu pintu di
bidang ekonomi sampai saat ini masih belum tersosialisasi secara maksimal
di daerah,” katanya.
Tak kalah penting, kata Pepen, Kadin
periode 2018-2023 diharapkan dapat menciptakan pengusaha handal yang melibatkan
pengusaha lokal, sebab kini terlihat pengusaha lokal jalan sendiri - sendiri.
“Jadi kita sinergiskan keinginan pengusaha lokal agar jalan bersama- sama,”
kata Pepen.
Dalam Mukota menetapkan formatur di
antaranya H Nanda Pebrian, Hj Helda Larasaty, H Wijaya Kusuma Prakarsa, dan
Ketua Terpilih Efendi Nurifansyah, serta lainnya.
“Insya Allah, direncakan pelantikan
pengurus Kadin Kota Banjarmasin akan digelar pada bulan depan,” tutup Pepen.
(afdi)
