Seribu Piring Bubur Asyura Dibagi Majelis Taklim Nur Arina Banjarmasin
Banjarmasin, BARITO
Pendiri Majelis Taklim Nur Arina Din Jaya mengakui, masyarakat sangat antusias dengan pembagian bubur Asyura. “Kami membagi 1.000 piring bubur Asyura untuk masyarakat di Gang Cendrawasih, dan gang lain sekitar Kelayan A Banjarmasin,” bebernya.
Tidak hanya bubur Asyura, Din juga membagi dana sosial untuk anak yatim piatu, serta bingkisan buat janda. “Kami memang 10 Muharram selalu berbagi, dan menjadi kebiasaan setiap tahun,” tambah Ketua Forpeban Kalsel ini, Kamis (20/9/2018).
Ia menuturkan membagikan bubur Asyura sudah menjadi tradisi yang dilakukan secara turun temurun dalam rangka 10 Muharam. “10 Muharam dalam sejarah Islam memiliki banyak makna dengan beragam kejadian yang luar biasa. Juga merupakan waktu yang paling tepat berbagi hajat, siapa yang bebagi (sedekah) akan dilapangkan rezekinya," ujarnya.
Dari Abu Hurairoh RA ia berkata: Rasulullah SAW telah bersabda: “Shaum yang paling utama setelah shaum Ramadhan adalah shaum dibulan Alloh Muharram. Dan sholat yang paling utama setelah sholat fardhu adalah sholat malam” (HR Muslim 1162). (mers/afdi)
