[about]

[about]

TRGD Kalsel Optimis Realisasi Pembuatan Skat Kanal dan Sumur Bor Capai Target

Jumat, 21 September 2018, 16:35 WIB Last Updated 2018-09-21T08:35:55Z
---


TRGD Kalsel Optimis Realisasi Pembuatan Skat Kanal dan Sumur Bor Capai Target

Banjarmasin, BARITO

Rapat Koordinasi Hasil Rapide Assessment (RA) Dalam Rangka Pelaksanaan Restorasi Gambut 2018 di Hotel Golden Tulip Banjarmasin, Jumat (21/9/2018).

Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Provinsi Kalsel Saut Nathan Samosir mengatakan telah melakukan verifikasi pembangunan skat kanal di Kabupaten Tabalong, Balangan, HSU, HSU. “Ya, dalam waktu 2,5 bulan ini pekerjaan sumor bor dan skat kanal  akan terealisasi, makanya kami melakukan verifikasi,” ujar Saut Nathan Samosir dalam Rapat Koordinasi Hasil Rapide Assessment (RA) Dalam Rangka Pelaksanaan Restorasi Gambut 2018 di Hotel Golden Tulip Banjarmasin, kepada wartawan, Jumat (21/9/2018).


Ia menyebutkan, pihaknya menargetkan 38 ribu hektar restorasi Gambut di Provinsi Kalsel, dan direncanakan 300 skat kanal dan 125 sumor bor dibangun 2018. “Ya, 125  sumur bor dianggarkan melalui APBN, dan efektifnya sumur bor bukan berada di hutan, tapi di pemukiman agar mudah termanfaatkan,” tandasnya.

Samosir juga mengungkapkan verifikasi melibatkan tenaga dari Universitas Lambung Mangkurat,  dan tanggal 29 September 2018 sudah mulai terealisasi pengerjaan skat kanal dan sumur bor. ‘Kita harus optimis sekitar 2,5 bulan bisa rampung. Meski ada kendala keterlambatan anggaran,” katanya.
Senada itu, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel M Ikhlas meyakini, dengan realisasi restorasi Gambut dalam menerapkan fungsi dan tugasnya, maka dipastikan akan termanfaatkan lahan gambut secara optimal. “Rapat Koordinasi Hasil Rapide Assessment (RA) Dalam Rangka Pelaksanaan Restorasi Gambut 2018 dapat dijadikan momentum untuk menyusun langkah terintegrasi sehingga persoalan di lapangan mampu teratasi,” ujar Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Restorasi Gambut ini, saat membacakan sambutan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.
Ikhas melanjutkan, kini kebakaran hutan hampir semua di wilayah Kalimantan, khusus Kalimantan Selatan tercatat 2 ribu hektar lahan terbakar, yang terbesar di kawasan Banjarbaru. “Kami berharap semua elemen masyarakat mendukung mencegah dan mengatasi kebakaran,” katanya.


Pasalnya, tutur Ikhlas, kebarakan hutan sangat mengganggu ekonomi, transportasi, dan kesehatan masyarakat. “Ini saatnya restorasi Gambut dapat melaksanakan pengelolaan lahan gambut tepat sasaran. Saya kira restorasi Gambut mampu meningkatkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Kawasan prioritas restorasi Gambut dapat diberdayakan, dan dukungan pemerintah daerah senantiasa selalu mendorong pelaksanaan restorasi Gambut. ‘Dibutuhkan penilaian cepat dalam persiapan pembuatan sumur bor dan skat kanal. Kami melakukan verifikasi lapangan dan TRG diluar konsesi KHG/HGU seperti 250-300 buah skat kanal,” imbuhnya. (afdi)

Komentar

Tampilkan

Terkini