MAN 2 Model Banjarmasin Resmi Jadi Sekolah Binaan Safety
Riding Trio Motor
Banjarmasin,
BARITO
Tak hanya gencar melakukan kampanye
serta sosialisasi keselamatan berkendara dengan slogan #Cari_Aman ke
sekolah-sekolah kini PT Trio Motor selaku Main Dealer Honda di wilayah
Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah membuat terobosan terbaru dengan
menjadikan MAN 2 Model Banjarmasin sebagai sekolah binaan safety riding Honda.
Sejak pertengahan Desember 2018 MAN 2 Model Banjarmasin yang memiliki lebih
dari seribu orang siswa resmi menjadi sekolah percontohan dalam upaya menekan
angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di tingkat pelajar melalui
berbagai program dan kampanye keselamatan berkendara yang digaungkan oleh Honda
ini.
Instruktur Safety Riding Trio Motor,
Adnan Kamal mengatakan bahwa program Sekolah Binaan Safety Riding Honda ini
bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran pentingnya berkendara dengan
aman dan taat berlalu lintas dimulai dari dalam sekolah, baik dari para siswa
maupun para guru dan staf di sekolah. Memupuk kesadaran berlalulintas dari
dalam sekolah bagi para siswa dan guru yang menggunakan kendaraan diharapkan
dapat memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat terlebih saat
berkendara dijalan raya.
Kepala Sekolah MAN 2 Model
Banjarmasin, Riduansyah, M.Pd mengapresiasi program Sekolah Binaan Safety
Riding ini merupakan itikad baik Trio Motor selaku distributor resmi Honda di
Kalselteng dalam upaya menekan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan.
“Kami bangga menjadi sekolah percontohan untuk program ini, karena memang
secara jumlah siswa-siswa kami cukup banyak yang mengendarai kendaraan roda
dua, jadi penting untuk intens membiasakan patuh berlalu lintas dari lingkungan
sekolah,” ucapnya.
Selain membangun berbagai rambu dan
papan pelanggaran lalu lintas, di Sekolah Binaan Safety Riding Honda juga
melibatkan siswa sebagai Patroli Keamanan Sekolah. “Siswa yang menjadi Patroli
Keamanan Sekolah yang nantinya akan bertugas untuk memastikan tidak ada
pelanggaran di sekolah mulai dari tidak memakai helm, ugal-ugalan dan lain
sebagainya,” ucap Adnan saat di wawancara. (rel/afdi)