[about]

[about]

Gatensi Siapkan Tenaga Kerja Terampil Era Pasar Bebas

Kamis, 22 Maret 2018, 17:46 WIB Last Updated 2018-03-22T09:46:18Z
---





Gatensi Siapkan Tenaga Kerja Terampil Era Pasar Bebas


Banjarmasin, BARITO
Ketua BPD Gabungan Tenaga Ahli Nasional Indonesia (Gatensi) Gusti Surya Rifani mengatakan setiap tahun proyek pemerintah selalu ada, karena itu dibutuhkan tenaga kerja terampil dimulai sejak sekolah menengah, sehingga mampu menghadapi persaingan di era global pasar bebas.
"Kita antisipasi untuk pemenuhan tenaga kerja bersertifikasi bidang jasa konstruksi, agar bisa bersaing ditingkat lokal, regional, nasional, international," ujar Gusti Surya Rifani usai mengikuti rapat terbatas internal di kantor BPD Gapensi Kalsel Jalan Brigjen Hassan Basri Banjarmasin, Kamis (22/3/2018).
Foto : Afdi
Menurutnya, siswa terlebih dulu diminta mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dalam rangka pembekalan pengetahuan. Kemudian, siswa tersebut diminta untuk mengikuti sertifikasi kompetensi.
"Dalam sertifikasi itu, output-nya mereka mendapat sertifikat. Itu jadi syarat pendukung untuk pengakuan keahlian di bidang konstruksi," ucapnya.

Terkait regulasi yang belum keluar untuk penjabaran UU No 2/2017, Ketua Badan Pengawas BPD Gatensi Gusti Rusliansyah mengaku, masih menunggu. “Terpenting kita mengusulkan skala kelas kecil dalam jasa konstruksi perlu dinaikan lebih dari Rp2,5 miliar. "Ya, Rp5 miliar skala kecil untuk kontraktor agar semua anggota asosiasi profesi bisa bekerja," bebernyam yang memastikan artinya pengusaha lokal terayomi di daerah sendiri oleh pemerintah daerah.

Persentasi perusahaan besar dan menengah, nyaris dikuasai pengusaha luar. "Persentasi pengusaha lokal untuk mendapatkan proyek besar dan menenah relatif sangat terbatas," kata Rusli.
Pengusaha lokal mampu untuk mengerjakan proyek besar di Kalsel dengan nilai ratusan miliah. Hanya saja kesempatan itu sangat terbatas.
                                                       Foto : Okezone
Ia menyebutkan, anggota Gapensi dengan great B, paling tidak 9 perusahaan besar lokal di Kalsel, telah memenuhi syarat pekerjaan. “Dan kami akan melakukan kunjungan dengar pendapat bersama Dinas Pekerjaan Umum, DPRD Kalsel, dan lembaga terkait lainnya. "Kami ingin menerima masukan dan pendapat, agar terjadi sinergitas pemikiran untuk pembangunan jasa konstruksi di Bumi Lambung Mangkurat," imbuhnya. (afdi)





Komentar

Tampilkan

Terkini