[about]

[about]

Kadin Pastikan Stabilitas Harga Pangan Jelang Puasa dan Lebaran

Jumat, 27 April 2018, 16:24 WIB Last Updated 2018-04-27T08:24:33Z
---


Kadin Pastikan Stabilitas Harga Pangan Jelang Puasa dan Lebaran

Banjarmasin, BARITO

Jelang Ramadhan 1439/2018 sudah dipastikan kebutuhan sandang dan pangan naik. Apalagi menjelang Lebaran tahun ini, kebutuhan bisa naik hingga dua kali lipat. Hal itu berpengaruh pada harga barang.
Permintaan tinggi biasanya dibarengi dengan harga yang melonjak terhadap barang yang dibutuhkan. Alhasil, masyarakat pun merasa berat dengan harga sandang dan pangan yang naikr.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sangat menyadari masalah tersebut. Karena itulah Kadin terus mengecek pasokan barang untuk memastikan tidak ada kenaikan harga sandang dan pangan saat puasa dan Lebaran.
Foto : Pasar Terapung
Ketua Umum Kadin Kalimantan Selatan Edy Suryadi menekankan pemantauan pergerakan harga kebutuhan sandang dan pangan.
”Bulan puasa dan Lebaran adalah momen besar yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga kadin merasa perlu memberikan kontribusi dalam memastikan kesediaan barang di pasar dan menjamin harga tidak melambung tinggi,” papar Edy Suryadi,  Kamis (26/4/2018).

Ia juga menyatakan bahwa pengusaha yang bernaung di bawah kadin berkomitmen untuk membantu pemerintah menstabilkan harga pangan. ”Para pelaku usaha berusaha memberikan promosi dan potongan harga kepada konsumen dengan merancang hal ini jauh sebelum bulan puasa dan lebaran datang, sehingga harga yang ditawarkan bisa membantu konsumen untuk bisa menjalankan puasa dengan tenang dan merayakan Lebaran dengan bahagia,” bebernya.

Nah, untuk pengusaha jangan berpikir dapat mengeruk keuntungan besar dengan memanfaatkan kenaikan permintaan selama bulan puasa, karena Edy menegaskan pihaknya akan member perhatian penuh.
”Pengusaha ingin untung itu wajar, tapi jika terlalu berlebihan ya itu nggak bagus. Masyarakat yang ingin merayakan Lebaran tidak boleh disusahkan dengan meroketnya harga-harga,” tegas Edy.
Edy pun menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan suplai kebutuhan masyarakat tetap terjaga sehingga harga pangan tidak bergejolak.
”Seperti yang kita lihat sama-sama, ketersediaan barang mencukupi untuk konsumsi masyarakat. Sehingga masyarakat tidak perlu panik dalam membeli,” kata pria yang juga Ketua BPD Gapensi Kalsel ini.

Bahkan, Ia mengakui kenaikan harga ini selalu berulang setiap tahun. Sehingga harus dicari solusi untuk mempertahankan kestabilan harga.
”Kenaikan harga ini sebenarnya bisa ditanggulangi dengan memperbaiki pola konsumsi dari konsumen. Konsumen tidak boleh berbelanja dengan panik. Jadi market bisa terjaga dengan baik,” imbuhnya. (afdi)

Komentar

Tampilkan

Terkini