FISIP Uniska Yudisium 120 Sarjana di Banjarmasin
Banjarmasin,
BARITO
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan
Politik (FISIP) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al
Banjari Murdiansyah menargetkan dapat membuka program doktoral di fakultas yang
dipimpinnya pada tahun 2019 mendatang.
Hal tersebut diungkapkannya disela
kegiatan yudisium sarjana strata satu 120 mahasiswa FISIP Uniska Muhammad
Arsyad Al Banjari Semester Ganjil 2017/2018, Kamis (26/4/2018) di Hotel Kindai
Banjarmasin.
Foto : Afdi
"Kita kan sampai tahun 2018 ini
sudah memiliki dua program strata satu dan dua program strata dua, yakni ilmu
komunikasi dan administrasi publik. Nah agar makin lengkap kami berencana
menambah program doktoral kedepannya," ujarnya.
Agar penambahan program doktoral
tersebut bisa terwujud di tahun 2019 mendatang, pihaknya kini mulai menyekolahkan
beberapa dosen untuk sekolah S3 di beberapa perguruan tinggi di Pulau Jawa.
"Harapan kita saat program
doktoral jadi dibuka, tentu yang akan mengajarnya adalah dosen kita sendiri,
bukan merupakan dosen luar," tambahnya.
Saat ini diklaimnya FISIP menjadi
salah satu fakultas yang cukup banyak diminati oleh mahasiswa baru yang
mendaftar di Uniska Muhammad Arsyad Albanjari. Bahkan kini jumlah mahasiswanya
mencapai 800 orang.
Selain itu alumninya pun juga
terbilang cukup sukses berkarir dibidang pemerintahan maupun swasta, salah
satunya Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo.
"Karena itulah saya harapkan
bagi mahasiswa FISIP yang baru lulus kali ini hendaknya bisa lebih optimis lagi
menatap masa depannya. Kalau bisa harapan saya dapat menjadi salah satu alumni
yang membanggakan almameter kedepannya," katanya.
Sementara itu, Rektor Uniska
Muhammad Arsyad Al Banjari Abdul Malik mengaku bangga dengan upaya yang
konsisten dari FISIP Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari untuk meningkatkan
kompetensi fakultasnya.
Foto : Uniska
Dengan begitu tentunya secara tidak
langsung akan berimbas pada peningkatan kualitas lulusan yang dihasilkan.
Ujungnya para lulusan pun akan mudah bersaing mendapatkan pekerjaan di berbagai
bidang.
"Kita harapkan ini bisa diikuti
oleh fakultas lainnya, tujuannya agar kualitas lulusan yang dihasilkan Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari bisa merata dan mampu bersaing dengan perguruan
tinggi lainnya di Kalsel," imbuhnya. (afdi)

