[about]

[about]

UIN Antasari Gencarkan Virus Wirausaha di Kampus

Selasa, 24 April 2018, 16:40 WIB Last Updated 2018-04-24T08:40:19Z
---


UIN Antasari Gencarkan Virus Wirausaha di Kampus

Banjarmasin, BARITO

Jumlah lapangan pekerjaan yang tidak sesuai lagi dengan banyaknya sarjana yang lulus ternyata menjadi perhatian serius beberapa perguruan tinggi di Banua.

Salah satunya Universitas Islam Nasional (UIN) Antasari dengan menggencarkan kegiatan wirausaha melalui kegiatan Jobpreneur Fair dan Entrepreneurship Expo yang digelar UIN Antasari hingga 27 April 2018 mendatang.
 Foto : Istimewa
"Kegiatan jobreneur ini berbeda dengan kegiatan job fair pada umumnya. Karena disini tidak hanya lowongan kerja yang ditawarkan, tapi juga peluang kerja menjadi pengusaha juga ditawarkan," ungkap Kepala Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Karir UIN Antasari, Raden Yani Gustriani SE MM, Selasa (24/4/2018) di sela acara.

Dalam kegiatan Jobpreneur Fair ada sekitar 19 perusahaan swasta yang berpartisipasi. 17 diantaranya membuka lowongan kerja dan 2 sisanya yakni Kumala Laundry dan Hasfi Group menawarkan menjadi pengusaha dengan sistem franchise. Selain itu dalam kegiatan ini diadakan pula even bazaar kuliner hingga produk jadi yang akan di isi berbagai produk sponsor hingga lapak UMKM yang bisa dibeli mahasiswa UIN Antasari.

"Kegiatan ini juga diselingi dengan pembekalan wirausaha, sehingga mahasiswa atau sarjana UIN Antasari yang ingin jadi pengusaha bisa mantap untuk memulai bisnis, bahkan diharapkan mereka ini bisa membuka lapangan kerja bagi pencari kerja," tambahnya.

Rektor UIN Antasari Prof DR Mujiburahman mengaku, kegiatan seperti ini sangat penting, sehingga mahasiswa terbuka pikiran untuk tidak hanya menjadi pekerja, namun juga menjadi seorang pengusaha. Karena selama ini banyak lulusan sarjana yang hanya terfokus menjadi pengawai atau pekerja kantoran.

“Kami juga ikut mendukung program pemerintah untuk meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia, salah satunya lewat kegiatan jobreneur fair ini, paling tidak ada beberapa mahasiswa atau sarjana yang mulai berpikir untuk berbisnis setelah mengikuti kegiatan ini,” tegasnya.

Dilain pihak, Ketua Hipmikindo Kalsel Salahuddin Bahri yang menjadi salah satu pembicara dalam Entrepreneurship Expo menambahkan, saat ini dengan berkembangnya era digital menjadi seorang pengusaha menjadi lebih mudah, bahkan dengan modal terbatas sekalipun.
                                                              Foto : Afdi
Misalnya ungkap dia dengan masifnya perkembangan internet sekarang, pengusaha bisa menjual berbagai produk dan jasanya secara online tanpa harus memiliki sebuah tempat permanen. Begitu pula bagi yang tidak memiliki modal sama sekali, bisa memulai menjadi pengusaha dengan menjual produk orang lain dengan cara resseler.

"Tinggal kitanya saja lagi niat dan serius tidak menjadi seorang pengusaha. Kalau serius dan niat pasti setiap kesulitan selalu ada jalan keluarnya," imbuhnya. (afdi)

Komentar

Tampilkan

Terkini