Telkomsel Gandeng Dukcapil Sukseskan Registrasi
Prabayar
Jakarta,
BARITO
Telkomsel bekerjasama
dengan Dukcapil terus mendorong pelanggan untuk melakukan registrasi prabayar
dengan menggelar program “jemput bola”. Program ini berupa kegiatan kunjungan
dan sosialisasi hingga ke wilayah rural dan pedesaan, serta penempatan petugas
pelayanan baik di kantor Dukcapil maupun GraPARI untuk mendukung kesuksesan
program registrasi prabayar.
Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi
mengatakan program jemput bola ini merupakan wujud keseriusan Telkomsel dalam
menyukseskan program registrasi prabayar yang dicanangkan pemerintah. Kolaborasi
Telkomsel dan Dukcapil ini mendorong registrasi yang sesuai peraturan dan
ketentuan, menggunakan NIK dan NoKK yang benar, guna menghindari penyalahgunaan
data kependudukan,” katanya dalam siaran pers, Selasa (24/4/2018).
Secara intensif petugas pelayanan mobile GraPARI
dan petugas Dukcapil berkeliling dan membuka posko untuk menjangkau pelanggan yang
ada di sejumlah titik keramaian seperti permukiman, pasar tradisional, insitusi
pendidikan, perkantoran hingga kawasan industri. Melalui kerjasama dengan
Dukcapil, Telkomsel berharap dapat memberikan informasi yang lebih lengkap
serta menghadirkan rasa nyaman dan aman bagi pelanggan untuk melakukan proses
registrasi ulang kartu prabayar.
GraPARI
Tambah Jam Layanan
“Telkomsel juga menambah jam pelayanan GraPARI
dengan buka Sabtu Minggu dan menambah jam pelayanan lebih panjang. Lebih dari itu, Telkomsel menyediakan jalur
dan petugas khusus registrasi guna menghindari antrian pengunjung serta memberikan
kenyamanan seluas-luasnya bagi pelanggan untuk melakukan registrasi,” ungkap Sukardi.
Penambahan jam pelayanan dan petugas di GraPARI
ini merupakan bentuk respon atas masukan dari sejumlah pelanggan yang berharap
bisa memperoleh informasi dan akses lebih mudah dalam melakukan proses
registrasi, disela kesibukan keseharian mereka. Telkomsel mengidentifikasi
GraPARI – GraPARI yang berada ditempat-tempat strategis dan padat pengunjung
untuk kemudian ditambah jam pelayanannya agar bisa memberikan informasi dan
pendampingan bagi pelanggan untuk meregistrasikan kartunya.
Masa registrasi prabayar
akan memasuki fase pemblokiran layanan total pada 1 Mei 2018, di mana pelanggan
yang belum teregistrasi tidak dapat melakukan panggilan dan SMS keluar, tidak
bisa menerima telepon dan SMS, serta tidak dapat menggunakan layanan data
internet. Meskipun demikian, pelanggan tetap dapat melakukan registrasi dengan
mengirim SMS ke 4444, menu akses
*444#, atau website
www.telkomsel.com. Pelanggan yang telah berhasil melakukan registrasi langsung
bisa menikmati seluruh layanan seperti semula.
“Kami berkomitmen
untuk terus
berupaya secara maksimal melakukan edukasi dan sosialisasi kebijakan registrasi
prabayar. Kami menyadari upaya ini tidak mudah mengingat pelanggan Telkomsel
tersebar di seluruh Indonesia, tidak hanya di kota besar, namun juga hingga rural, pedesaan, pelosok dan perbatasan negara,” ungkap Sukardi.
“Telkomsel mengimbau pelanggan untuk segera
melakukan registrasi sesuai ketentuan dengan data sebenar-benarnya yang
dimiliki pelanggan. Telkomsel juga mengharapkan dukungan semua pihak karena
program ini dalam jangka panjang akan menjadikan industri telekomunikasi lebih
sehat dan pada akhirnya akan menguntungkan pelanggan, pelaku industri dan
masyarakat luas,” pungkas Sukardi. (rel/afdi)