[about]

[about]

Bulog Siap Jadi Bumper Stock Selama Ramadhan 1439 H

Rabu, 16 Mei 2018, 18:41 WIB Last Updated 2018-05-16T10:41:19Z
---


Bulog Siap Jadi Bumper Stock Selama Ramadhan 1439 H

Banjarmasin, BARITO

Bulog Divre Kalsel mengklaim siap menjadi Bumper Stock atau penjaga stok beberapa kebutuhan pokok di Banua selama momen Ramadhan 1439 H/2018.

Menurut Kepala Bulog Divre Kalsel Deddy Supriadi, keoptimisan mampu menjadi Bumper Stock sendiri cukup beralasan, mengingat stok beberapa kebutuhan pokok di Gudang Bulog sudah jauh lebih dari cukup.

"Kita siap jadi Bumper Stock selama Ramadhan, baik untuk kebutuhan pokok jenis beras, gula, minyak goreng hingga tepung terigu," ujarnya, Rabu (16/5/2018).


Untuk kebutuhan pokok jenis beras, di Gudang Bulog Divre Kalsel masih tersisa sekitar 8.000 Ton. Lalu untuk jenis Gula Pasir memang hanya tinggal 581 Ton, namun sekitar 4.500 Ton akan segera datang dari Pulau Jawa. Sedangkan untuk minyak goreng di gudang masih terdapat sekitar 54.600 Liter. Sementara Tepung Terigu stoknya masih mencapai 14 Ton.

"Untuk harganya pada kebutuhan pokok jenis gula kita jual Rp11.000 perkilogram. Lalu Minyak Goreng dibandrol Rp12.500 perliter. Sedangkan Tepung Rp8.000 perkilogram dan beras Rp8.000 perkilogram. Harga tersebut bisa jauh lebih murah jika mengambil dalam jumlah yang lebih banyak," tambahnya.

Bukan hanya menjaga stoknya di gudang, Bulog Divre Kalsel beberapa pekan sebelum Ramadhan ini juga gencar menyuplai beberapa kebutuhan pokok ke pelaku distributor. Tujuannya agar sembako yang dimiliki pihaknya mudah ditemukan dan dibeli oleh masyarakat.

"Sejauh ini kita pantau harganya di pasaran masih sangat kompetitif. Kami bahkan optimis bisa mengulang kestabilan harga sembako sama seperti Ramadhan tahun lalu," ucapnya.

Terkait tingginya permintaan kebutuhan pokok di masyarakat selama momen Ramadhan, diprediksinya memang biasanya seperti tahun sebelumnya akan didominasi oleh jenis kebutuhan pokok jenis gula dan minyak goreng.

"Kalau tepung terigu dan beras tidak seberapa kenaikan permintaannya. Karena itulah kita untuk tahun ini lebih memfomuskan menjaga stok kebutuhan pokok jenis gula dan minyak goreng," imbuhnya. (afdi)

Komentar

Tampilkan

Terkini