Alumni SMK Binaan Honda, Handal dan Siap Kerja
Banjarmasin, BARITO
PT Astra Honda Motor (AHM) sejak delapan tahun silam mengembangkan program Kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) Astra Honda. Program bertajuk Pendikan Satu Hati ini kini telah diimplementasikan di 667 SMK mitra binaan di 31 provinsi di Indonesia. PT Trio Motor selaku Main Dealer Honda wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah tak ketinggalan dalam menggembangkan program ini, sebanyak 15 SMK mitra binaan yang tersebar di 2 provinsi tersebut telah meluluskan siswa dan bekerja sesuai dengan keterampilan yang dipelajarinya.
Siswa lulusan SMK yang mengajarkan Kurikulum TSM Astra Honda terbukti telah memiliki daya saing tinggi untuk dalam mengisi lapangan pekerjaan di industri otomotif. Tahun lalu, sebanyak 42% pasokan tenaga mekanik baru di bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) berhasil diisi oleh lulusan SMK TSM Astra Honda. Pada semester pertama tahun ini pun bertambah 157 orang seiring kebutuhan yang lebih luas di jaringan main dealer Honda.
Tak hanya memiliki daya saing tinggi di industri otomotif, sebanyak 102 lulusan TSM Astra Honda juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang sekitarnya melalui usaha bengkel Mandiri. Untuk mendukung kemajuan usaha yang dijalankan, melalui Astra Honda Youthpreuner Program, AHM menggandeng beberapa wirausaha muda terpilih ini sebagai mitra untuk mendapatkan pembinaan dan dukungan khusus yang tidak diperoleh pengusaha bengkel muda lainnya. Salah satunya adalah Galih Pambudi, salah satu siswa SMKN 2 Marabahan yang juga merupakan SMK binaan Honda. Saat ini Galih Pambudi sudah memiliki bengkel sendiri bernama AM Speed Motor di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala. "Ilmu yang saya dakatkan dan pengalaman yang saya dapatkan saat mengikuti kurikulum dan program yang di berikan Honda membuat saya berani dan siap untuk membuka bengkel saya ini," ucapnya.
Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengungkapkan sejalan dengan upaya pemerintah melakukan revitalisasi SMK, AHM pun turut menguatkan upayanya dalam meningkatkan kualitas implementasi kurikulum TSM Astra Honda di setiap SMK binaan di seluruh provinsi di Indonesia. AHM saat ini bahkan tengah menyempurnakan Kurikulum TSM Astra Honda dengan muatan bisnis dan wirausaha yang nantinya akan melahirkan kurikulum baru berlabel Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.
”Melalui pendidikan vokasi Astra Honda, kami ingin kompetensi generasi muda alumni SMK dapat semakin berkualitas. Tidak hanya bermanfaat bagi industri tapi juga bisa menjadi wirausaha mandiri. Karena itu, kami berusaha mengoptimalkan rantai bisnis yang dimiliki Astra untuk kemajuan alumni SMK mitra binaan kami. Mereka bisa berwirausaha sendiri atau bekerja di perusahaan atau melanjutkan kuliah dengan sistem yang terus kami kembangkan secara komprehensif dan terintegrasi,” ujar Muhibbuddin.(rel/afdi)
Banjarmasin, BARITO
PT Astra Honda Motor (AHM) sejak delapan tahun silam mengembangkan program Kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) Astra Honda. Program bertajuk Pendikan Satu Hati ini kini telah diimplementasikan di 667 SMK mitra binaan di 31 provinsi di Indonesia. PT Trio Motor selaku Main Dealer Honda wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah tak ketinggalan dalam menggembangkan program ini, sebanyak 15 SMK mitra binaan yang tersebar di 2 provinsi tersebut telah meluluskan siswa dan bekerja sesuai dengan keterampilan yang dipelajarinya.
Siswa lulusan SMK yang mengajarkan Kurikulum TSM Astra Honda terbukti telah memiliki daya saing tinggi untuk dalam mengisi lapangan pekerjaan di industri otomotif. Tahun lalu, sebanyak 42% pasokan tenaga mekanik baru di bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) berhasil diisi oleh lulusan SMK TSM Astra Honda. Pada semester pertama tahun ini pun bertambah 157 orang seiring kebutuhan yang lebih luas di jaringan main dealer Honda.
Tak hanya memiliki daya saing tinggi di industri otomotif, sebanyak 102 lulusan TSM Astra Honda juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang sekitarnya melalui usaha bengkel Mandiri. Untuk mendukung kemajuan usaha yang dijalankan, melalui Astra Honda Youthpreuner Program, AHM menggandeng beberapa wirausaha muda terpilih ini sebagai mitra untuk mendapatkan pembinaan dan dukungan khusus yang tidak diperoleh pengusaha bengkel muda lainnya. Salah satunya adalah Galih Pambudi, salah satu siswa SMKN 2 Marabahan yang juga merupakan SMK binaan Honda. Saat ini Galih Pambudi sudah memiliki bengkel sendiri bernama AM Speed Motor di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala. "Ilmu yang saya dakatkan dan pengalaman yang saya dapatkan saat mengikuti kurikulum dan program yang di berikan Honda membuat saya berani dan siap untuk membuka bengkel saya ini," ucapnya.
Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengungkapkan sejalan dengan upaya pemerintah melakukan revitalisasi SMK, AHM pun turut menguatkan upayanya dalam meningkatkan kualitas implementasi kurikulum TSM Astra Honda di setiap SMK binaan di seluruh provinsi di Indonesia. AHM saat ini bahkan tengah menyempurnakan Kurikulum TSM Astra Honda dengan muatan bisnis dan wirausaha yang nantinya akan melahirkan kurikulum baru berlabel Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.
”Melalui pendidikan vokasi Astra Honda, kami ingin kompetensi generasi muda alumni SMK dapat semakin berkualitas. Tidak hanya bermanfaat bagi industri tapi juga bisa menjadi wirausaha mandiri. Karena itu, kami berusaha mengoptimalkan rantai bisnis yang dimiliki Astra untuk kemajuan alumni SMK mitra binaan kami. Mereka bisa berwirausaha sendiri atau bekerja di perusahaan atau melanjutkan kuliah dengan sistem yang terus kami kembangkan secara komprehensif dan terintegrasi,” ujar Muhibbuddin.(rel/afdi)
