[about]

[about]

Berdayakan Kanal dan Sumor Bor di Lahan Gambut

Minggu, 01 Juli 2018, 15:40 WIB Last Updated 2018-07-01T07:40:54Z
---


Berdayakan Kanal dan Sumor Bor di Lahan Gambut

Banjarmasin, BARITO 

Tujuh provinsi yang menjadi sasaran restorasi gambut yang dikoordinasikan dan difasilitasi oleh Badan Restorasi Gambut (BRG). Seperti Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Papua.

Ketua Tim Restorasi Gambut Daerah (TGRD) Kalimantan Selatan Saut Nathan Samosir mengungkapkan pihaknya dalam menjalankan tugas dan fungsinya menggunakan pendekatan 3R (rewetting, revegetasi, revitalisasi). Rewetting atau pembasahan kembali gambut yang mengering akibat turunnya muka air gambut dilakukan dengan pembuatan sekat kanal, penimbunan kanal yang terbuka, dan pembangunan sumur bor. 


Sekat kanal bertujuan untuk menaikkan daya simpan (retensi) air pada badan kanal dan sekitarnya dan mencegah penurunan permukaan air di lahan gambut sehingga lahan gambut di sekitarnya tetap basah dan sulit terbakar. Sementara itu, penimbunan kanal  dilakukan untuk meningkatkan sedimentasi dan pendangkalan badan kanal dengan tujuan agar daya kuras airnya dapat dikurangi dan muka air di badan kanal dapat dipertahankan. Sumur bor  bertujuan untuk mengatasi kelangkaan sumber air permukaan yang umumnya terjadi pada musim kemarau.  

“Diperlukan waktu sangat lama untuk menaikkan tinggi muka air. Karena itu, lahan-lahan gambut yang sudah mendapat pembasahan perlu terus dijaga. Jika tidak maka potensi kebakaran dapat saja terjadi,” kata Saut Nathan Samosir, ketika dikonfirmasi kemarin. 

Pendekatan berikutnya adalah revegetasi, yakni upaya pemulihan tutupan lahan pada ekosistem gambut melalui penanaman jenis tanaman asli pada fungsi lindung atau dengan jenis tanaman lain yang adaptif terhadap lahan basah dan memiliki nilai ekonomi pada fungsi budidaya. “Tanaman ini juga berfungsi sebagai tajuk pelindung gambut untuk meminimalkan penurunan muka air saat kemarau,” tuturnya.

Adapun program revitalisasi sumber-sumber mata pencaharian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di dalam dan sekitar areal restorasi gambut melalui budidaya yang cocok di lahan gambut.
  
"Untuk rencana restorasi gambut 2018 di Kalimantan Selatan dianggarkan Rp26 miliar,” beber pengusaha ekspedisi Lintas Jawa Group ini. Diperkirakan pembiayaan sekitar Rp50 juta untuk pembuatan satu buah kanal, dan Rp5 jutaan untuk sumur bor. (brg/afdi)

Komentar

Tampilkan

Terkini