[about]

[about]

Menwa Suryanata Ujung Tombak Bela Negara

Selasa, 17 Juli 2018, 16:01 WIB Last Updated 2018-07-17T08:01:30Z
---


Menwa Suryanata Ujung Tombak Bela Negara

Banjarbaru, BARITO

Pelatihan Bela Negara dan Pendidikan Dasar (Dikdas) Resimen Mahasiswa (Menwa) Suryanata Provinsi Kalimantan Selatan TA 2018 digelar di Rindam VI Mulawarman, Landasan Ulin Banjarbaru, Senin (16/7/2018).

Angkatan I diikuti 100 orang yang tersebar di Perguruan Tinggi (PT) di 13 kabupaten/kota, tanggal 16-21 Juli 2018. Angkatan II sebanyak 100 orang, berlangsung 22-27 Juli 2018.

Hermansyah Manaf selaku Asisten II Pemprov Kalsel, sekaligus Inspektur upacara membuka kegiatan tersebut, dihadiri sejumlah pejabat dilingkungan TNI dan Polri.


Hermansyah Manaf memastikan, bela negara sangat penting, tidak hanya tanggung jawab TNI, namun juga tanggung jawab semua pihak.  Pertahanan negara yang kuat, baik ekonomi, budaya, sosial, dan politik.
“Tantangan bangsa di era modern sangat besar, bahkan kita bisa dijajah secara sosial, ekonomi, dan budaya,” beber alumni Lemhanas ini

Hermasyah menjelaskan, bela negara merupakan hak dan kewajiban semua pihak, dan apa yang kita lakukan sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air. “Dengan bela negara tumbuh rasa cinta terhadap negara dan bangsa,” ujar Hermansyah kepada wartawan usai pembukaan.

Untuk itu, Ia mengajak kalangan mahasiswa memiliki dan pertahanan negara sekuatnya, memajukan kesejahteraan umum,menjaga ketertiban dunia. “Rasa patriotisme harus senantiasa berlanjut dan menjadi kebanggaan bagi kita,” katanya.

Senada itu, Komandan Rindam VI Mulawarman Kolonel Infanteri Iwan Ma'ruf Zainuddin  mengapresiasi menwa yang senantiasa bertekad membela negara. “Peran serta mahasiswa harus dioptimalkan, dan menjadi pelopor bela negara,” katanya.

Kepala Kesbangpol Provinsi Kalsel Taufiq Sugiono mengingatkan resimen untuk terus menciptakan ketenteraman dan ketertiban, sebagai bagian kewajiban terhadap negara.
“Saya kira Menwa mampu menahan dan mencegah paham radikalisme di kampus, dan peranan menwa sangat dibutuhkan negara,” imbuhnya.

Kepala Staf Menwa Suryanata Jamaluddin menyebutkan 12 perguruan tinggi (PT) mengisi personil menwa angkatan pertama dan kedua seperti ULM, UIN, Uniska, STIKIP PGRI, STIA Bina Banua, Upaya, Poltek Hasnur, Poltek Tala, ASMI, UNU, IA Darussalam Martapura, STAI Rakha Amuntai.
Materi kegiatan diantaranya unsur Rindam memberikan pelajaran Bela Negara, unsur DPRD terkait pemilu agar berpolitik dengan baik, unsur Menwa memberi materi aktivistas kemewahan di Kalsel. (afdi)

Komentar

Tampilkan

Terkini