Menwa Suryanata Ujung Tombak Bela Negara
Banjarbaru,
BARITO
Pelatihan Bela Negara dan Pendidikan
Dasar (Dikdas) Resimen Mahasiswa (Menwa) Suryanata Provinsi Kalimantan Selatan
TA 2018 digelar di Rindam VI Mulawarman, Landasan Ulin Banjarbaru, Senin
(16/7/2018).
Angkatan I diikuti 100 orang yang
tersebar di Perguruan Tinggi (PT) di 13 kabupaten/kota, tanggal 16-21 Juli
2018. Angkatan II sebanyak 100 orang,
berlangsung 22-27 Juli 2018.
Hermansyah Manaf selaku Asisten II
Pemprov Kalsel, sekaligus Inspektur upacara membuka kegiatan tersebut, dihadiri
sejumlah pejabat dilingkungan TNI dan Polri.
Hermansyah Manaf memastikan, bela
negara sangat penting, tidak hanya tanggung jawab TNI, namun juga tanggung
jawab semua pihak. Pertahanan negara yang kuat, baik
ekonomi, budaya, sosial, dan politik.
“Tantangan bangsa di era modern
sangat besar, bahkan kita bisa dijajah secara sosial, ekonomi, dan budaya,”
beber alumni Lemhanas ini
Hermasyah menjelaskan, bela negara
merupakan hak dan kewajiban semua pihak, dan apa yang kita lakukan sebagai
bentuk kecintaan terhadap tanah air. “Dengan bela negara tumbuh rasa
cinta terhadap negara dan bangsa,” ujar Hermansyah kepada wartawan usai
pembukaan.
Untuk itu, Ia mengajak kalangan
mahasiswa memiliki dan pertahanan negara sekuatnya, memajukan kesejahteraan
umum,menjaga ketertiban dunia. “Rasa patriotisme harus senantiasa berlanjut dan
menjadi kebanggaan bagi kita,” katanya.
Senada itu,
Komandan Rindam VI Mulawarman Kolonel Infanteri Iwan Ma'ruf Zainuddin
mengapresiasi menwa yang senantiasa bertekad membela negara. “Peran serta
mahasiswa harus dioptimalkan, dan menjadi pelopor bela negara,” katanya.
Kepala
Kesbangpol Provinsi Kalsel Taufiq Sugiono mengingatkan resimen untuk terus
menciptakan ketenteraman dan ketertiban, sebagai bagian kewajiban terhadap
negara.
“Saya kira
Menwa mampu menahan dan mencegah paham radikalisme di kampus, dan peranan menwa
sangat dibutuhkan negara,” imbuhnya.
Kepala Staf
Menwa Suryanata Jamaluddin menyebutkan 12 perguruan tinggi (PT) mengisi
personil menwa angkatan pertama dan kedua seperti ULM, UIN, Uniska, STIKIP
PGRI, STIA Bina Banua, Upaya, Poltek Hasnur, Poltek Tala, ASMI, UNU, IA
Darussalam Martapura, STAI Rakha Amuntai.
Materi
kegiatan diantaranya unsur Rindam memberikan pelajaran Bela Negara, unsur DPRD
terkait pemilu agar berpolitik dengan baik, unsur Menwa memberi materi
aktivistas kemewahan di Kalsel. (afdi)
