Permintaan LPG 3 Kg Melonjak, Stok Masih 1.650 MT di Banjarmasin
Banjarmasin, BARITO
Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswanamigas) Cabang Banjarmasin, H Syaibani memastikan stok LPG 3 kilogram justru dalam kondisi aman.
“Saat ini, persediaan dalam posisi 1.650 metrik ton (MT). Jadi, tidak benar kalau persedian LPG ukuran 3 kilogram itu hilang di pasaran, pasca perayaan Idul Adha 1439 Hijriyah,” kata H Syaiban ketika dikonfirmasi kepada wartawan, Senin (27/8/2018).
Ia menyebut penyaluran LPG 3 kilogram rata-rata 350 MT perhari, namun untuk Senin 27 Agustus 2018 justru meningkat menjadi 400 MT perhari kita distribusikan. “ Hari Senin ini, kami tambah penyalurannya 400 MT. Dengan kondisi ini, berarti sangat tersedia di agen dan pangkalan,” bebernya didampingi Sekretaris Hiswanamigas H Irfani.
Menurut Saibani, soal kelangkaan gas melon itu di tingkat pangkalan atau agen juga tidak terjadi. “Sebab, penyaluran dari Pertamina ke agen hingga pangkalan berjalan normal, tanpa ada kendala. Saya tegaskan lagi, tidak betul ada kelangkaan LPG ukuran tiga kilogram,” tandasnya.
Meski demikian,
Ia mengakui, jika ada dugaan permainan di tingkat pengecer, bahkan juga tengkulak.
‘Maklum permintaan di Idul Adha hingga pasca Idul Adha 1439 H mengalami
kenaikan 15 persen, jika dibanding dengan Idul Fitri 1439 H lalu. Ya, biasa lah
kalau Idul Adha pasti ada kenaikan permintaan LPG 3 kg,' tuturnya.
Untuk itu, Ia
meminta aparat kelurahan dan kecamatan yang memang ada lokasi di sekitarnya
pangkalan untuk turut mengawasi distribusi LPG, sebab instansi tersebut yang
memberikan ijin pangkalan. ‘Memang kelurahan dan kecamatan juga harus turut
mengawasi distribusi LPG lah untuk masyarakat,’ imbuhnya. (afdi)
