[about]

[about]

Serahkan 500 JKN-KIS, BPJS Kesehatan Gandeng Baznas

Senin, 27 Agustus 2018, 15:20 WIB Last Updated 2018-08-27T07:20:24Z
---


Serahkan 500 JKN-KIS di Banjarmasin, BPJS Kesehatan Gandeng Baznas

Banjarmasin, BARITO

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Banjarmasin terus melakukan terobosan untuk meningkatkan jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Banua.
Teranyar BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memberikan 500 kartu JKN-KIS pada peserta kurang mampu di Kota Banjarmasin.


"Ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan jumlah kepesertaan JKN-KIS pada masyarakat kurang mampu di Kota Banjarmasin yang belum bisa di cover oleh Pemerintah Daerah maupun Pusat," ucap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin M Fakhrizal, Senin (27/8/2018) di sela penyerahan Kartu JKN-KIS pada kegiatan Launching E-Warong Suryanata di Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Ia bertekad ke depan kerjasama seperti Baznas akan dikembangkan di Kota Banjarmasin, baik dengan lembaga sosial maupun perusahaan swasta. Kerjasama ini sendiri berupa bantuan pembayaran JKN-KIS kepada masyarakat tidak mampu.
"Untuk data penerima bantuan JKN-KIS sendiri, lembaga sosial maupun perusahaan swasta jangan khawatir. Karena kita akan bekerjasama dengan Dinas Sosial agar mereka yang mendapatkan subsidi Kartu JKN-KIS memang benar-benar tepat sasaran," tuturnya.

Saat ini dari data yang pihaknya miliki, jumlah kepesertaan JKN-KIS di Kota Banjarmasin masih mencapai 75 persen dari jumlah penduduk. Padahal ditargetkan pada Tahun 2019 mendatang jumlah kepesertaan JK-KIS harus tembus diangka 99 persen.
"Karena itulah kedepannya kita akan terus berupaya menggandeng banyak pihak agar bisa bersama-sama mendorong kepesertaan JK-KIS lebih meningkat dan sesuai harapan," ujar Fakhrizal.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, menghimbau agar perusahaan swasta di Kota Banjarmasin mempergunakan dana sosialnya dalam membantu meningkatkan kepesertaan JKN-KIS di Kota Banjarmasin.

Dengan membantu masyarakat tidak mampu memperoleh Kartu JKN-KIS, maka tentunya bisa membuat masyarakat kurang mampu bisa mengakses layanan kesehatan secara berkualitas.
"Pemkot Banjarmasin tidak bisa sendiri untuk mengover sepenuhnya masyarakat kurang mampu bisa menikmati fasilitas kesehatan di JKN-KIS. Karena itulah kita memerlukan sektor swasta untuk ikut berkontribusi," imbuhnya. (afdi)
Komentar

Tampilkan

Terkini