Enam Guru
Berbaur di Reuni Alumni SDN Raden Fatah/SDN Kebun Bunga 6
Banjarmasin, BARITO
Reuni
alumni SDN Raden Fatah yang kini menjadi SDN Kebun Bunga 6 Angkatan 1986 Jalan
Gatot Subroto digelar di RM Jukung Banua Anyar Banjarmasin.
Dokter spesialis mata dr Muhammad Ali
Faisal yang juga alumni SDN Kebun Bunga 6 mewakili panitia saat memberikan
sambutan mengaku sangat bersyukur, karena bisa bertemu kembali dengan para guru
yang masih hidup, serta alumni. “Ini wujud kebersamaan dan senantiasa
mempererat kembali tali silaturrahim antara murid dan guru. Terima kasih bu
guru atas jasa kalian, kami semua mampu berhasil menapaki kehidupan ini dengan
baik,” ujar dr Muhammad Ali Faisal didampingi penggas pertemuan H Muhammad Ali
Hasni usai pertemuan, Sabtu (29/9/2018).
Senada itu, HM Ali Hasni mengaku
bahagia bisa bertemu dengan 6 guru perempuan yang dapat bersilaturrahim dengan
para alumni. “Guru-guru kami telah memberikan ilmu pengetahuan, dan kami pun
bisa sangat gembira bergabung dengan alumi dan para guru dalam reuni kali ini,”
ujar pemilik usaha Mah Sajajar ini.
Ia berharap mendukung program pemerintah
yang mensehajterakan para guru selalu direalisasikan secara terus menerus.
‘Kami sangat mendukung program pemerintah yang memberikan kesejahteraan kepada
guru,” tuturnya.
Seorang guru senior Sri Ningsih mengungkapkan,
dirinya terharu bisa berkumpul kembali dengan murid SD yang dulu dibimbingnya. “Semoga cita-cita dan karier kalian selalu
terwujud, dan kami ikut merasakan kebahagiaan bersama,” ucapnya dengan nada
terharu.
Dalam kesempatan tersebut pesan dan
kesan alumni SDN pun disampaikan Muhamad Irfani. Ia mengungkapkan, hal yang
lucu dan penuh makna saat menjadi murid di SDN Raden Fatah atau sekarang SDN
Kebun Bunga 6. “Kami waktu itu pernah dipukul guru di kaki sampai penggaris pun
fatah. Ini yang sangat mengingatkan kami bahwa didikan guru sangat membekas,
dan kami mampu berhasil menjadi orang yang baik. Kalau dijinjit ya biasa lah
waktu itu. Terima kasih bu guru,” imbuhnya.
Dalam reuni tersebut hadir puluhan
alumni, yang memberikan bingkisan kepada 6 orang guru serta biaya sekedarnya
tanda terima kasih para alumni atas didikan guru di era-1986. (afdi)