Al Mazaya Islamic School Gandeng Cambridge Assment English
Banjarmasin, BARITO
Al Mazaya Islamic School Banjarmasin
menggandeng Cambridge Assment English dengan melakukan Memorandum of
Understanding (MoU) di Banjarmasin.
Fungsi Cambridge Assment English untuk
mengukur dan memberikan hasil kepada siswa dan guru di Al Mazaya Islamic School
agar dalam satu tahun bisa mengikuti ujian Internasional Bahasa Inggris. “Jadi kita persiapkan satu tahun, dan setelah
satu tahun sesuai dengan jadwal Cambridge Assment English, mereka diberikan tes
agar mendapatkan Cambridge Sertifikat (Certified Cambridge English School,”
kata Center Manager Brighton English Education Syafriansyah disela talk show Mr
Sirajuddin Tenri MED (MGMT) Direktur Briton English Educational (official
Partner Cambridge Assment English) di Al Mazaya Islamic School, Sabtu
(16/3/2019).
Menurutnya, Cambridge Sertifikat merupakan
sertifikat yang dikeluarkan Cambridge Assment English dari Cambridge University
yang letaknya ada di Central England, UK. “Al Mazaya
Islamic School sudah menjadi Cambridge Operation Centre, sehingga Al Mazaya
Islamic School merupakan sekolah pertama yang mendapatkan Certified Cambridge
English School di Banjarmasin, dan berhak mengikuti ujian Internasional,”
tuturnya.
Bahkan, sambung pria enerjik ini, Cambridge
Assment English tidak hanya menjamin lulusan bisa berbahasa Inggris, namun Cambridge
Assment English telah memberikan pembuktian melalui sertifikat international. “Artinya
banyak yang bisa berbahasa Inggris, namun tidak memiliki sertifikat international
yang dikeluarkan Cambridge Assment English. Dan kami memberikan bukti, sebab
ada perbedaan yang bisa Bahasa Inggris tapi tidak ada bukti sertifikat, dengan
yang ada bukti sertifikat dan bisa Bahasa Inggris,” katanya.
Dengan sendirinya Al Mazaya Islamic School
sudah naik peringkat ke International, karena subjek Bahasa Inggris sudah
terstandarisasi
Brighton English Edication merupakan Otora
Center, kata Syafriansyah, sebagai
perpanjangan tangan dari Cambridge Assment English yang mensupport dan membantu
Almazaya Islamic School.
Sementara itu, Ketua Yayasan Swadaya Insan Cendekia H Taufik
Hidayat mengungkapkan MoU untuk melakukan penguatan Bahasa Inggris di SMP Al Mazaya
Islamic School dan SMK Moestro, sehingga siswa tidak sulit lagi untuk
melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. “Tidak hanya siswa, tapi guru
juga diberikan metode khusus untuk mengajar dengan standar International,”
ucapnya.
Cambridge Assment English, kata Taufik
Hidayat, akan menguji anak-anak serta guru di Al Mazaya Islamic School dan SMK
Moestro, sehingga diyakini kualitas Bahasa Inggris mereka tidak diragukan lagi.
“Ini kerjasama pertama kali bersama Cambridge Assment English,” tambahnya.
Sekretaris DInas Pendidikan Kota
Banjarmasin Syarwani mengakui, program di Al Mazaya Islamic School sangat mampu
meningkat SDM, dengan penggunaan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. “Saya kira
kualitas lulusan Al Mazaya Islamic School terjamin, dengan akrediatasi A, dan
sangat memenuhi standar pendidikan nasional,” katanya.
Ia berharap, anak-anak yang berada di
Kalsel bisa bersekolah di Al Mazaya Islamic School, dan tak perlu jauh-jauh
lagi bersekolah seperti di Pulau Jawa. “Al Mazaya Islamic School terbukti sudah
melaksanakan pembelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Arab setiap hari,” katanya.
Manfaat belajar Bahasa Inggris untuk
anak-anak yakni membuat anak lebih pintar dan unggul secara akademik, membuka
pintu bahasa global, lulusan lebih tinggi, peluang kerja lebih banyak, bahasa
diplomasi dan bahasa bisnis.
Peserta talk show dari Al Mazaya Islamic
School dan SMK Moestro, dewan guru, dan perwakilan Cambridge Assment English di
Indonesia. (afdi)

