Pelindo III Banjarmasin Gelar Simulasi Tanggap Darurat Bersama Stakeholder
Banjarmasin,
BARITO
Untuk mengantisipasi kejadian yang
tidak diinginkan saat lonjakan penumpang maupun barang pada momen Ramadhan dan
lebaran, PT Pelindo III Cabang Banjarmasin bersama stake holder HSE Kalsel,
Drill, dan Adaro dengan instruktur Wahyu Amin dan Profesional Rescue Adaro
Saptaindra Sejati melakukan kegiatan simulasi tanggap darurat.
Kegiatan simulasi tanggap darurat
yang di ikuti puluhan pegawai Pelindo dan stakeholders terkait sendiri
dilaksanakan, Kamis (26/4/2018) di Pelabuhan Penumpang Trisakti Banjarmasin.
Foto : Afdi
"Melalui kegiatan ini kita
harapkan mampu mengingatkan kembali bagaimana tata cara melakukan penyelamatan
secara benar dan tepat waktu. Itu supaya kita bisa memastikan korban yang
ditolong bisa selamat," tegas General Manager PT Pelindo III Cabang
Banjarmasin Ricky Julius Urailal.
Dalam kegiatan tanggap darurat yang
digelar ada kurang lebih dua simulasi yang dilakukan, pertama teknik
penyelamatan korban yang tenggelam hingga pemadaman api di sebuah kapal.
"Kita sebenarnya rutin
menggelar kegiatan simulasi semacam ini dengan tema yang beragam. Tujuannya
agar Pelindo bisa lebih tanggap saat terjadi sebuah hal yang tidak diinginkan
di areal pelabuhan," ungkapnya.
Selain rutin menggelar kegiatan
simulasi, Pelindo pun terus menyempurnakan infrastruktur pendukung untuk
menekan angka kecelakaan kerja di areal Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Baik
melalui penambahan alat keselamatan yang lebih standart hingga membangun Klinik
First Aid.
Foto : Afdi
"Di Klinik First Aid yang kita
bangun ditengah-tengah lahan penumpukan peti kemas sudah dilengkapi dengan
dokter dan peralatan yang standart. Tujuannya agar disana bisa melakukan
penanganan darurat terlebih dahulu sebelum dirujuk ke rumah sakit
terdekat," katanya.
Sementara itu, salah satu peserta
kegiatan simulasi tanggap darurat Wahyu Fitriadi mengaku cukup terbantu dengan
adanya kegiatan semacam ini. Dirinya pun mendapatkan pengalaman dan ilmu yang
berharga agar bisa ikut melakukan penyelamataan secara baik dan benar jika
nantinya diperlukan.
"Bagi kita yang bekerja
dilingkungan Pelabuhan Triskati Banjarmasin tentunya simulasi semacam ini
sangatlah bermanfaat. Karena dengan tingginya resiko dan insensitas pekerjaan,
resiko terjadi kecelakaan kerja disini cukup besar," imbuhnya. (afdi)
