[about]

[about]

Dharma Lautan Utama Bukber, dan Santuni Anak Panti Asuhan

Rabu, 30 Mei 2018, 13:35 WIB Last Updated 2018-05-30T05:35:08Z
---
Dharma Lautan Utama Bukber, dan Santuni Anak Panti Asuhan

Banjarmasin, BARITO

PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Banjarmasin menggelar buka puasa bersama (bukber) dengan mitra kerja sekaligus memberikan santunan kepada anak panti asuhan Sentosa, pada Selasa malam (30/5/2018).

acara bukber dihadiri ustadz kondang H Ali Furqan, yang mengurai makna puasa dalam paparan tausyiahnya pada kegiatan tersebut. "Ini bentuk kepedulian PT DLU terhadap mitra kerja, anak panti asuhan, dan lingkungan, sehingga terjalin erat ukhwah pada ramadhan 1439 ini," ujar Kepala PT DLU Cabang Banjarmasin Anton Wahyudi usai menggelar buka puasa bersama dengan mitra kerja dan perusahaan, sekaligus memberikan santunan untuk anak panti asuhan Sentosa Banjarmasin, dengan menghadirkan ustadz Ali Furqan, Selasa  malam (30/5/2018).
Foto : Afdi
Terkai penjualan tiket online pada mudik lebaran 2018 ini, Ia mengklaim cukup sukses menekan angka calo pada Ramadhan Tahun 2018 ini dengan sistem pembelian tiket secara online melalui DLU Ferry.
Menurutnya, hal ini bisa dilihat dari persentase pembelian tiket melalui cara online ditempatnya yang hingga kini sudah mencapai angka 50 persen.

"Hal ini cukup bagus, artinya praktek calo bisa ditekan. Dengan demikian masyarakat pun bisa mendapatkan harga tiket yang sewajarnya," kata Anton Wahyudi
Anton menyebutkan, menjelang H-15 pemudik dengan kapal laut masih belum mengalami kenaikan yang signifikan. Biasanya kenaikan yang signifikan akan mulai terjadi pada H-10 sebelum lebaran.

"Kami prediksi kenaikan pemudik dengan kapal laut untuk tahun 2018 ini mencapai 3 persen dari tahun lalu. Untuk jumlah pemudik tahun lalu mulai H-30 sekitar 13.000 penumpang," tambahnya.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang pihaknya mengklaim akan menyediakan dua unit kapal yakni KM Kirana dan KM Kumala. Adapun dua kapal tersebut memiliki kapasitas yang mampu memuat sekitar 1.000 penumpang, 150 unit motor kecil dan puluhan unit mobil.

"Untuk harganya memang akan kita berlakukan tarif progresif. Mulai H-20 kita jual sebesar Rp325 ribu, H-10 sebesar Rp375 ribu dan H-7 mencapai Rp420 ribu," ungkapnya.

Ia pun dalam kesempatan ini menghimbau agar masyarakat untuk tidak terburu-buru ke pelabuhan untuk membeli tiket mudik melalui kapal laut. Karena sekarang bisa memanfaatkan cara online melalui aplikasi yang sudah disediakan.

"Dalam aplikasi tersebut kita bukan hanya bisa membeli tiket secara online. Namun juga bisa melihat jadwal keberangkatan dan berbagai informasi mudik yang bermanfaat bagi masyarakat," imbuhnya. (afdi)
Komentar

Tampilkan

Terkini