2.151 Calon Mahasiswa Baru Ikuti Tes Masuk Gelombang Pertama di Uniska Banjarmasin
Banjarmasin,
BARITO
Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad
Arsyad Al Banjary kembali melakukan tes tertulis gelombang pertama untuk
penerimaan mahasiswa barunya di Tahun Ajaran 2018/2019.
Rektor Uniska Muhammad Arsyad Al
Banjary Abdul Malik SPt MSi Phd mengatakan, dalam tes tertulis gelombang
pertama kali ini ada kurang lebih 2.151 peserta calon mahasiswa yang
mengikutinya.
"Setelah mereka dinyatakan
lulus nantinya akan langsung mengikuti tes narkoba. Kita harapkan nanti mereka
yang lulus di gelombang pertama ini bisa betul-betul serius menimba
pendidikannya hingga mampu meraih gelar sarjana," ujar ujar pria lulusan Universitas Gadjah Mada ini, saat meninjau lokasi ujian tes potensial calon mahasiswa
baru TA 2018/2019, di kampusnya Jalan Adhyaksa Kayu Tangi Banjarmasin, kepada wartawan, Minggu
(24/6/2018).
Dalam Tahun Ajaran 2018 sendiri Uniska
ditargetkan mampu menyerap sekitar 4.000 mahasiswa baru. Agar target tersebut
bisa tercapai Uniska berencana melakukan tes gelombang kedua pada bulan Agustus
mendatang.
"Biasanya di gelombang kedua
ini animo peserta yang mengikutinya jauh lebih besar. Hal itu karena untuk
penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri sudah mulai ditutup," tambahnya.
Di Uniska sendiri ada kurang lebih
24 prodi yang disediakan. Adapun Fakultas yang paling banyak diminati oleh
mahasiswa baru adalah Fakultas Keguruan, Ekonomi, Hukum, Ilmu Sosial dan
Politik hingga teknik.
"Kita pun terus berbenah diri
dengan bukan hanya menyediakan program strata satu saja, namun juga hingga
strata dua. Adapun program strata dua yang kita buka diantaranya S2 Managemen,
S2 Ilmu Komunikasi, S2 Ilmu Administrasi Publik dan terbaru adalah S2
Peternakan," jelasnya.
Ketua Yayasan Uniska Muhammad Arsyad
Al Banjary DR Ir H Gusti Irhamni MT menuturkan, pihak yayasan gencar melakukan
pembenahan infrastruktur pendukung perkuliahan, tidak hanya gedung namun
fasilitas lainnya.
Salah satunya dengan mencanangkan
pembangunan gedung baru di daerah Handil Bakti yang rencananya di target selesai
Pada Tahun 2019 mendatang, dengan areal 3-4 hektar berarsitektur megah.
"Gedung baru ini kita harapkan
bisa menjadi solusi mulai minimnya ruangan kelas yang tersedia di Uniska. Kalau
sudah jadi gedung baru tersebut, rencananya untuk gedung lama akan kita
pergunakan khusus untuk program S2,".
Kini gelombang pertama gelar test
untuk uji coba sejauhmana animo masyarakat terhadap keberadaan Uniska, dalam
penerimaan siswa baru, sebelum digelar SPMBPTN tahun ini. “Ya, nanti setelah
pengumuman SPMBTN akan lebih banyak lagi calon mahasiswa yang berminat ke
kampus tertua di Kalimantan ini,” imbuhnya. (afdi)

