![]() |
| Cara Nyamuk Menggigit |
PAGIKALIMANTAN.MY.ID - Pernah merasa nyamuk selalu menggigit, sementara orang-orang di sekitarmu seolah diabaikan? Para ilmuwan kini mulai mengungkap campuran senyawa kimia kompleks yang membuat sebagian orang lebih menarik bagi nyamuk penghisap darah pembawa penyakit ini.
Fenomena ini sebenarnya bukan sekadar mitos—nyamuk memang lebih tertarik kepada sebagian orang dibandingkan yang lain. Namun, bukan berarti seseorang selalu menjadi magnet nyamuk setiap saat.
Berbagai sinyal yang ditangkap indra nyamuk dapat membuat mereka memilih satu orang dibandingkan yang lain. Sinyal utama berasal dari bau tubuh, panas tubuh, dan karbon dioksida (CO₂) yang kita hembuskan saat bernapas.
Hanya nyamuk betina yang menggigit manusia. Mereka memiliki reseptor yang sangat sensitif untuk mendeteksi sinyal-sinyal tersebut, lalu memilih target yang dianggap paling menarik.
Saat masih berada puluhan meter dari manusia, nyamuk terlebih dahulu mendeteksi CO₂. Ketika jaraknya semakin dekat, sekitar 10 meter, mereka mulai mengenali aroma tubuh manusia yang berpadu dengan karbon dioksida, sehingga daya tarik seseorang menjadi semakin kuat.
Ketika nyamuk berada sangat dekat, suhu tubuh dan kelembapan kulit turut membuat sebagian orang menjadi target yang lebih menggoda.







